Lomba Marching Band Walikota Cup Pekalongan Tuai Polemik, Piagam Penghargaan Dipungut Rp20 Ribu per Anak

Lomba Marching Band Walikota Cup Pekalongan Tuai Polemik, Piagam Penghargaan Dipungut Rp20 Ribu per Anak

Senin, 02 Maret 2026

Tribun Roban TV - PEKALONGAN — Lomba Marching Band Walikota Cup yang digelar di Kota Pekalongan menuai polemik. Sejumlah wali murid mengaku keberatan setelah adanya informasi bahwa piagam penghargaan bagi peserta dikenakan biaya sebesar Rp20.000 per anak.

Kegiatan tersebut dilaksanakan di kawasan Obyek Wisata Pantai Pasir Kencana Pekalongan pada 16 November 2025. Acara berlangsung meriah dengan diikuti berbagai tim marching band dari tingkat SD hingga SMP se-Kota dan sekitarnya. Sejak pagi hari, ratusan peserta memadati lokasi dengan menampilkan atraksi musik dan formasi yang memukau para pengunjung.

Namun di balik kemeriahan tersebut, muncul keluhan dari sejumlah orang tua peserta. Mereka mengaku terkejut setelah menerima pemberitahuan bahwa piagam penghargaan tidak diberikan secara cuma-cuma, melainkan harus ditebus dengan biaya Rp20 ribu per anak.

Salah satu wali murid yang enggan disebutkan namanya menyampaikan keberatannya. “Kami sudah membayar biaya pendaftaran, seragam, transportasi, dan kebutuhan latihan. Kalau piagam masih harus bayar lagi, tentu cukup memberatkan, apalagi satu tim bisa puluhan anak,” ujarnya.

Menurut para orang tua, piagam penghargaan seharusnya menjadi bagian dari fasilitas kegiatan atau sudah termasuk dalam biaya awal yang dibayarkan. Mereka berharap ada kejelasan dan transparansi dari panitia terkait kebijakan tersebut.

Sementara itu, hingga berita ini diturunkan, pihak panitia belum memberikan keterangan resmi mengenai alasan penarikan biaya piagam. Publik berharap adanya klarifikasi agar polemik tidak berkepanjangan dan semangat pembinaan bakat generasi muda melalui ajang Walikota Cup tetap terjaga.